Sinopsis SHANI

Sinopsis Shani Minggu 20 Mei 2018, Episode 74 Hari Ini

Sinopsis Shani Minggu 20 Mei 2018, Episode 74 Hari Ini – lanjutan cerita Serial Drama India Shani telah sampai pada eps 74 yang akan segera tayang setiap hari pada pukul 17.30WIB, Mungkin ada beberapa perubahan jam tayang Shani di ANTV anda bisa cek pada halaman Jadwal Antv pada menu di atas.

Bukan hanya berbagi sinopsis namun disini anda bisa menonton film Shani secara online melalui TV Streaming di situs ini caranya hanya dengan membuka halaman Jadwal ANTV disana anda akan menemukan jadwal acara antv setiap harinya lengkap dengan TV Streaming yang bisa anda gunakan untuk Nonton Shani setiap hari. Seperti Biasanya bangkit selalu rutin mempublish Sinopsis Film Shani siaran hari ini, tayang setiap hari Film Shani kisah semakin seru untuk diikuti kisahnya.

Hanuman kembali berbicara sambil meneteskan airmata, “aku akui bahwa aku terlalu nakal sering berbuat keributan dan terkadang tidak bertanggung jawab juga tapi aku berjanji bahwa apa yang akan kau ajarkan padaku akan ku didedikasikan dalam pelayananku pada Dewa ku dimana hidupku ku khususkan untuknya..

Shani membuatku sadar bahwa bagian terbaik dari hariku adalah ketika pikiranku terbebas dari semua pikiran..ketika terbebas dari semua pertanyaan dan ketika aku lupa identitasku sendiri..aku akui aku punya banyak pertanyaan yang ingin diketahui jawabannya tapi di hari aku bertemu siapa Dewa ku maka aku tidak akan ada pertanyaan lagi..aku tidak tau kapan waktu itu terjadi tapi aku tau ilmu ini akan digunakan untuk mendukungnya dimana tugasnya adalah melayani dunia”.

Chaya pun meneteskan airmata mendengar semua ucapan Hanuman dan Shani pun merasa bangga pada Hanuman. Hanuman lalu berlutut meminta Surya memberikan ilmunya dan mengijinkannya untuk memenuhi keinginan Dewa nya. Tubuh Hanuman pun bersinar terang dan Surya tersenyum menyaksikannya.

Surya lalu mengatakan, “aku sudah mendengar apa yang dikatakan Hanuman dan setelah itu saya memutuskan dan berpikir bahwa Hanuman tidak pantas menjadi muridku..”. Hanuman dan yang lain terkejut mendengarnya. Surya lalu menuruni tangga singgasananya menghampiri Hanuman dan melanjutkan ucapannya seraya tersenyum, “pikiran itu adalah pendapat yang salah karena faktanya adalah Hanuman mempunyai potensi untuk menjadi muridku..bahkan aku menyatakan bahwa aku adalah gurunya dan ini bukan karena penjelasannya tadi melainkan karena perasaan Hanuman dimana ada kekuatan dan pengabdian yang memberitauku bahwa ajaran Hanuman akan menjadi saat yang membanggakan bagiku”.

Hanuman pun tersenyum bahagia pada Shani dan juga Ganesha. Tridev menyaksikan semua ini dengan senyuman. Hanuman pun kembali berlutut dan berterimakasih pada Surya seraya berjanji tidak akan mengecewakannya. Surya pun berkata bahwa mulai saat ini dia harus memanggilnya Guru dan bukan Dewa lagi. Surya juga menambahkan bahwa besok pagi setelah matahari terbit maka pendidikannya akan dimulai.

Hanuman lantas berterimakasih pada Shani dan berkata bahwa dirinya tidak akan mendapat kesempatan ini tanpa bantuannya. Shani menjawab bahwa dirinya tidak melakukan apa2 karena semua itu berkata keyakinannya dan pengabdiannya pada tujuannya. Shani pun kemudian berpelukan dengan Hanuman.

Indra berbisik mengatakan pada Sanghya bahwa persahabatan mereka akan menjadi malapetaka. Sanghya menenangkan Indra dan berkata bahwa setelah Hanuman mendapatkan pendidikannya dia akan lebih kuat dari Shani dan itu akan mengurangi persahabatan mereka lalu dalam situasi seperti itu maka Hanuman akan berguna bagi mereka berdua.

Anjani sedang melakukan pemujaan ketika tiba2 dirinya diguyur oleh hujan bunga. Anjani menyadari bahwa Hanuman telah kembali. Hanuman muncul dan Anjani bertanya mengapa dia mengguyurnya dengan bunga. Hanuman tersenyum dan Anjani paham bahwa dia telah diterima sebagai murid Surya.

Hanuman berkata pada sang ibu bahwa dirinya mulai belajar esok pagi dan karena berpikir esok di Suryaloka tidak akan ada makanan yang dimasak olehnya maka hari ini dirinya akan memakan banyak makanan masakan sang ibu dan setelah itu akan pergi ke Suryaloka. Anjani pun berkata bahwa dirinya sudah mempersiapkan diri sejak lama bahwa suatu saat dia akan meninggalkannya untuk pendidikan tapi disaat hari itu tiba Anjani merasa sedih. Anjani bertanya bagaimana hidupnya tanpa dia. Hanuman menenangkan ibunya dan berkata bahwa kapanpun dia memikirkannya maka dirinya akan kembali dalam sekejap.

Anjani menolak dan mengatakan bahwa kesempatan mulia dan membanggakan bagi dia untuk memiliki guru seperti Surya dan dia harus memanfaatkan kesempatan ini. Anjani berpesan bahwa dia tidak akan kembali hingga dia menyelesaikan pendidikannya dan Anjani memintanya berjanji untuk fokus pada pendidikannya. Hanuman pun berjanji lalu meminta makan karena sangat lapar.

Anjani pun mengajaknya masuk dan berkata akan memasak makanan untuknya tapi Hanuman mengatakan kalau dia memasak bukan hanya untukmu saja tapi juga untuk dua anak yang lain yang menajdi teman2nya. Sinopsis SHANI Episode 74 Part 1

Shani muncul bersama Ganesha. Anjani tersenyum melihat mereka. Shani dan Ganesha pun memberi salam pada Anjani. Anjani pun berkata bahwa dirinya terberkati karena mereka berdua akan makan makanannya. Ganesha pun berkata bahwa dia pasti akan merasa lelah karena dirinya sangat suka makan seperti halnya Hanuman. Anjani pun berkata bahwa seorang ibu tidak akan pernah bosan memberi makan anak2nya.

Hanuman, Shani dan Ganesha tengah menikmati makanan yang dihidangkan oleh Anjani. Anjani menatap mereka satu persatu dengan haru lalu menatap Hanuman. Hanuman pun bertanya mengapa terus menatapnya. Anjani pun berkata bahwa dia telah tumbuh besar dan dirinya senang melihatnya duduk bersama Shani dan Ganesha.

Anjani lalu bertanya pada Hanuman apakah setelah dia menjadi orang yang terpelajar dia akan ingat dengan ibunya yang hanya orang biasa. Hanuman pun menjawab bahwa dirinya bisa tumbuh dewasa tapi akan selalu dikenal sebagai putra Anjani. Anjani memandang Shani dan Ganesha lalu berpesan agar Hanuman tidak melupakan orang yang pernah membantunya mencapai titik saat ini. Hanuman memandang Shani dan Ganesha lalu menjawab bahwa dirinya tidak akan pernah melupakannya.

Matahari telah terbit dan Hanuman berpamitan pada sang ibu. Anjani berpesan agar Hanuman bisa membanggakan Surya. Lalu Anjani memeluk haru Hanuman sambil menangis. Hanuman menghapus airmatanya lalu berlutut meminta beratnya. Anjani memberkatinya lalu Hanuman pun terbang menuju Suryaloka.

Di dalam aula Shani berpesan pada Hanuman bahwa sebelum memulai pelajaran agar dia ingat untuk selalu meminta restu gurunya terlebih dahulu. Hanuman lantas menaiki tangga menghampiri Surya dan teringat akan Shani yang percaya bahwa dirinya bisa membuktikan tanggung jawabnya pada Surya dan juga teringat akan pesan ibunya untuk tidak lupa pada orang yang sudah membantunya.

Hanuman menjadi ragu dan Surya bertanya pada Hanuman. Hanuman pun menjawab bahwa dirinya bersyukur karena dia telah memilihnya menjadi muridnya. Hanuman pun meminta syarat pada Surya seperti halnya dia meminta syarat sebelum menerimanya sebagai muridnya. Semua terkejut mendengar keberanian Hanuman.

Surya pun menanyakan apa syarat darinya. Hanuman kembali menuruni tangga dan menghampiri Shani lalu berkata bahwa dirinya bisa menjadi murid Surya berkat Shani dan sebab itulah Hanuman meminta Surya mengajari Shani terlebih dahulu ilmu 8 pencapaian yoga tersebut barulah dirinya akan mempelajarinya juga. Shani dan yang lain terkejut mendengarnya terlebih lagi Surya. Surya spontan menjawab bahwa itu tidak mungkin.

Hanuman pun menjawab, “kenapa Guru Surya??sikapku selalu berubah2 sedangkan Shani tidak..aku tidak tau akan tugasku tapi Shani sadar akan dunia dan akibat dari perbuatannya..aku buta huruf dan Shani berpendidikan..aku hanyalah kera sedangkan Shani adalah putramu..jika aku bisa di beri ilmu ini mengapa tidak dengan Shani??”.

Surya menghentikan Hanuman dan berkata bahwa dirinya sudah menerima menjadi gurunya dan tidak akan memenuhi setiap permintaan yang tidak pantas dia buat. Ganesha maju dan meminta maaf karena harus berbicara di antara pembicaraan Guru dan murid. Ganesha merasa tidak percaya bahwa permintaan Hanuman dianggap tidak pantas dan kalau dia percaya bahwa semua itu tidak benar lalu kenapa dia tidak memberitahukan hal itu.

Shani menjawab bahwa ada alasannya dan Shani menceritakan janjinya pada Mahadewa. Shani menambahkan bahwa perintah Mahadewa adalah aturan untuk semua ciptaannya. Ganesha pun membalas bahwa ada pengecualian untuk setiap aturan sepeti contohnya Maruti lahir di bumi tapi Mahadewa melanggar peraturan untuk menghidupkannya kembali karena Hanuman layak untuk itu. Ganesha pun berkata bahwa dirinya percaya dia layak memiliki 8 pencapaian yoga. Shani pun terdiam berusaha memikirkan semuanya.

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *