Episode 41, Sinopsis Chandra Nandini Senin 12 Februari 2018

Episode 41, Sinopsis Chandra Nandini Senin 12 Februari 2018

Masuk Episode 41, Sinopsis Chandra Nandini Senin 12 Februari 2018 hari ini, lanjutan cerita serial drama India Chandra Nandini kembali diteruskan kali ini kita bagikan kisah serunya yang telah sampai pada EPS 41, Sinopsis Film terbaru Hari ini akan kembali disambung, berikut adalah lanjutan Sinopsis Chandra Nandini Episode 41 siaran hari Senin 12-2-208 besok.

Pagi harinya, Chandra mengumpulkan semua orang. Moora bertanya pada Chandra mengapa mengumpulkan mereka semua dan Chandra mengatakan bahwa dirinya menemukan sesuatu yang terhubung dengan sang pembunuh. Moora kembali bertanya maksud ucapan Chandra, Chandra memberitau kalau prajuritnya berhasil menangkap seorang pelayan Yunani yang membawa racun ke dalam istana. Apama dan Helena pun terlihat ketakutan. Dadima bertanya diberika pada siapa racun itu.

Chandra berjalan menghampiri Apama lalu bertanya apakah dia akan membantunya untuk menginterogasi pelayan tersebut. Apama gugup dan menjawab bahwa dirinya pasti akan membantu karena pelayan itu harus dihukum. Chandra sembari menatap tajam pada Apama mengatakan bahwa besok pagi mereka akan menginterogasi pelayan tersebut.

Helena mendatangi ibunya di kamar dan menegurnya karena meninggalkan jejak yakni pelayan tersebut yang bisa mengancam kehidupannya kalau pelayan itu buka suara. Apama menenangkannya dan berkata bahwa pelayan itu pasti akan menunjuk pada dirinya dan bukan dia (Helena). Apamajuga mengingatkan agar Helena tidak membelanya saat rahasianya nanti terbongkar.

Apama berkata kalau dirinya tidak akan menyesali semuanya karena dirinya melakukan ini hanya demi putrinya. Helina berlutut di kaki Apama dan memintanya untuk mencari jalan lain. Apama menyuruh Helena keluar dari kamarnya. Helena lalu beranjak pergi.

Nandini merasakan gatal di ujung kakinya tapi tidak bisa menggerakkan badannya karena rasa sakit di perutnya. Chandra datang dan mengatakan bahwa mereka harus memainkan permainan pertama dan untuk saat ini hanya menunggu dulu pembunuh itu melakukan kesalahan. Nandini masih berusaha menggaruk2 kakinya dengan menggesek2kannya pada ranjang tapi kemudian Chandra melihat ekspresi wajahnya dan bertanya apakah dia membutuhkan bantuan. Nandini menolak memberitau dan menyuruh Chandra pergi. Sinopsis

Sinopsis Chandra Nandini hari ini, Chandra beranjak pergi tapi Nandini pun memanggilnya kembali, Nandini menyuruh Chandra mendekat lalu Nandini menutup mata Chandra dengan kain dan kemudian menyuruhnya bergerak kedekat kakinya, Chandra terkejut tapi melakukan apa yang diminta Nandini. Saat tangan Chandra sampai di kakinya Nandini menyuruh Chandra menaikkan celananya keatas.

Chandra pun tertawa terbahak2 mendengarnya. Nandini menegurnya dan kemudian setelah Chandra menaikkan celananya Nandini memberi aba2 dimana letak rasa gatalnya agar Chandra menggaruknya. Chandra kembali mentertawakannya tapi kemudian menggosok2 kaki Nandini untuk mengurangi rasa gatalnya. Nandini pun merasa lega.

Setelah itu Nandini menyuruh Chandra pergi, Chandra pun menyuruhnya melepas penutup matanya. Kemudian Nandini kembali menyuruh Chandra keluar tapi Chandra menolak karena tidak ada ucapan terima kasih dari Nandini, Chandra pun mengatakan bahwa yang sebenarnya kera adalah dia (Nandini) kaena dia merasa gatal terus menerus, mereka berdua pun tertawa bersama2.

Terlihat akan ada badai, Apama duduk termenung sembari mengingat kemarahan Chandra saat Nandini tiada. Apama lalu berbicara sendiri bahwa jika ingin dirinya tetap bertahan maka pelayan itu harus dilenyapkannya kemudian Apama mengambil sebuah pisau dan berjalan menuju penjara.

Sesampainya di penjara Apama berhasil membuat para prajurit pingsan dengan melempar serbuk pada mereka, lalu Apama berjalan mendekati pelayan yang tertutup selimut dan menusuknya dengan pisau sembari mengatakan bahwa dia harus mati karena dia akan menjadi bukti untuk melawannya tapi kemudian terdengar suara tapak kaki.

Apama terkejut melihat kedatangan Chandra dan lebih terkejut lagi saat melihat pisaunya yang sama sekali tidak berlumuran darah, Apama membuang pisaunya dan membuka selimut yang menutupi pelayan tadi tapi Apama hanya melihat bantal didalamnya. Chandra lalu mengatakan pada Apama bahwa perainannya sudah usai, Chandra membeberkan kesalahannya.

Apama menjawab kalau dirinya melakukan semuanya demi putrinya. Chandra pun membentaknya kdena sudah merusak keluarganya. Apama lalu meminta maaf. Chandra memanggil prajurit dan mengatakan agar menangkap Apama karena hukumannya akan di umumkan di aula, Chandrajuga menyuruh agar semua orang dipangil ke aula.

Pelayan membangunkan Helena dan memberitau perihal tertangkapnya Apama, Helena pun terkejut mendengarnya. Sementara itu Moora tengah berbicara dengan Dadima bahwa dirinya akan tetap bersama Chandra karena Chandra tidak akan pernah salah mengambil keputusan. Helena sendiri menyuruh pelayannya mengemas semua barang2nya tapi kemudian Helena teringat pesan ibunya untuk tetap tenang. Sinopsis Chandra Nandini Episode 41 Part 1

Apama di bawa ke aula,Chandra menatapnya dengan tajam lalu menyuruh mentri berbicara. Mentri lantas membacakan dakwaan untuk Apama yakni pembunuhan terhadap Dhurdhara dan meracuni Bindusara serta percobaan pembunuhan terhadap Nandini.

Dadima bertanya2 karena mentri mengatakan “percobaan pembunuhan”(Dadima mikirnya kan Nandini sudah mati). Lalu mentri meminta ijin Chandra untuk mendatangkan para saksi. Chandra mengijinkan dan mentri memanggil saksi pertama yang tidak lain adalah wanita aneh suruhan Apama.

Mentri menyuruh wanita itu bicara tapi wanita itu terdiam. Chandra pun membentaknya dan wanita itu mengatakan yang sebenarnya kalaumemang dirinya yang membuat racun2 tersebut karena Apama adalah gurunya yang tidak bisa ditolak perintahnya. Seluruh yang hadir terkejut mendengarnya.

Wanita aneh itu meminta maaf, mentri menyuruh prajurit membawanya lalu mentri mengatakan pada Chandra untuk memanggil saksi kedua. Nandini melangkah memasuki aula, semua yanghadir kembali terkejut melihat Nandini masih hidup. Nandini berdiri dihadapan Apama dan menatapnya dengan tajam lalu Nandini berjalan menghampiri Dadima dan memeluknya, Nandini juga memeluk Moora dan Chaya.

Mentri lalu bertanya pada Nandini apakah dia mengalami keluhan setelah memakan prasad kiriman Apama, Nandini mengiyakan. Mentri juga menunjukkan botol racun pada tabib yang merawat Nandini kemudian mentri bertanya apakah racun tersebut yang ditemukan dalam tubuh Nandini, sang tabib juga mengiyakan. Chandra bertanya pada Apama apakah dia menerima semua dakwaan tersebut. Apama menerimanya dan mengatakan bahwa dirinyalah pembunuhnya.

Helena pura2 terkejut mendengar pengakuan sang ibu lalu dia berjalan menghampiri Apama dan menamparnya dengan kuat, Nandini dan yang lain terkeut melihat tindakan Helena. Helena berpura2 mengatakan pada ibunya bahwa dirinya saja tidak pernah walaupun sekedar bermimpi untuk melenyapkan Dhurdhara.

Apama mengatakan dirinya melakukan semua ini untuknya. Helena menyahut bahwa setelah semua yang telah dilakukannya dia bahkan tidak pantas dipanggil “ibu”. Lalu Helena berbicara pada Chandra bahwa sebagai ratu utama dirinya mendukung keputusan Chandra untuk menghukum Apama, Chandra menyuruh Megasthenes bicara tentang hukuman untuk Apama.

Megasthenens pun mengatakan bahwa dia (Chandra) mempunyai kesepakatan dengan Yunani dan dia tidak bisa melenyapkan Apama, Megasthenes menambahkan bahwa hal paling buruk yang bisa dilakukannya adalah mengusir Apama keluar dari Magadha.

Chandra lalu mengatakan kalau dirinya ingin menghabisi Apama dengan tangannya sendiri tapi karena alasan politik dirinya tidak bisa melakukannya, Chandra pun menyuruh Apama meninggalkan Magadha. Prajurit membawa Apama kembali. Helena menatap ibunya dengan perasaan sedih. Sinopsis

Chandra lalu mengatakan bahwa Nandini terbukti tidak bersalah karena Apama yang menjadi dalang dari semua rencana tersebut. Dadima, Moora dan Chaya bahagia mendengarnya. Nandini pun memeluk ketiganya. Dadima memberikan Bindusara pada Nandini dan berkata, “ini putramu..aku sudah pernah katakan bahwa kau akan terbukti tidak bersalah”. Chandra Nandini pun saling tatap tapi Nandini menatap Chandra dengan penuh kemarahan.

Sinopsis Chandra Nandini Senin 12 Februari 2018, Dikamarnya Nandini teringat semua kejadian dimana Chandra meragukan kepercayaannya padanya dan menghukumnya. Moora muncul bersama pelayan2nya, Nandini bertanya apa saja yang mereka bawa, pelayan membuka semua nampan hadiah yang berisi perhiasan lalu keluar.

Moora kemudian meminta maaf pada Nandini sambil berurai mata kaena sudah men-cap-nya sebagai seorang pembunuh, Moora hendak menyentuh kaki Nandini tapi Nandini melarangnya. Moora kembali memohon maaf Nandini dan memintanya memanggilnya “ibu” jika dia memang memaafkannya. Nandini pun memanggilnya “ibu”.

Mereka lalu saling berpelukan dengan haru. Dadima mucul dan tersenyum melihat mereka lalu mengatakan bahwa Nandininya tidak akan pernah salah. Moora mengiyakan dan berkata sudah mendapatkan putrinya kembali lalu meminta Nandini memakai semua hadiah pemberiannya tapi Nandini menolak, Moora kembali meminta maaf tapi Nandini memberikan alasan bahwa dirinya sudah tidak tertarik memakai semua itu.

Dadima menghampiri Nandini dan memintanya memakai itu semua demi dirinya karena Dadima tidak ingin melihat Nandini memakai pakaian pelayan. Dadima juga mengancam akan marah padanya kalau dia menolak, Nandinipun setuju untuk memakai barang2 tadi.

Sinopsis Chandra Nandini Episode 41 Nandini tengah bermain dengan Bindusara, terdengar suara Chandra memanggil Nandini. Nandini pun pura2 tertidur. Chandra memperhatikannya lalu saat Bindusara tertawa Chandra memintanya diam. Chandra lalu menyelimuti Nandini dan kemudian menggendong Bindusara sembari mengajaknya bicara dengan berbisik2 bahwa sekarang mereka semua akan berkumpul bersama kembali.

Nandini diam2 mendengarkan dan memperhatikan Chandra. Lalu Chandra membawa Bindusara keluar kamar. Nandini kemudian kembali melamun sembari bergumam bahwa hari ini meski kebenaran dan martabatnya kembali tapi diriya tetap tidak merasa bahagia.

COMMENTS

WORDPRESS: 0