EPS 40, Sinopsis Chandra Nandini Tayang Minggu 11 Feb 2018

Sinopsis Chandra Nandini Tayang Minggu 11 Feb 2018 – lanjutan kisah serial drama India Chandra Nandini ceritanya kembali diteruskan kali ini kita bagikan kisah serunya yang telah sampai pada EPS 40, Sinopsis Film terbaru Hari ini akan kembali disambung, berikut adalah lanjutan Sinopsis Chandra Nandini Episode 40 siaran hari minggu 11-2-208 besok.

Di aula, Chandra berbicara dengan mentri2nya bahwa keamanan istanan harus diperketat termasuk pemeriksaan makanan yang akan dihidangkan pada anggota keluarga kerajaan. Megasthenes punmenjadi cemas. Lalu para prajurit sibuk memeriksa makanan2 yang akan diantar, pelayan yang membawa mangkuk makanan Nandini pun bersembunyi dibelakang pilar dan diam2 berhasil membawa makanan itu ke kamar Nandini.

Pelayan itu mengatakan pada Nandini bahwa makanan yang dibawanya dibuat oleh koki kerajaan sebagai prasad (persembahan) untuk anggota keluarga kerajaan dan Nandini hendak mencobanya tapi mentri datang menghentikannya dan berkata pada pelayan untuk mencobanya lebih dulu sesuai perintah raja.

Megasthenes mendatangi Apama dan Helena, dia lalu memberitau bahwa Chandra memperketat keamanan termasuk pemeriksaan makanan. Helena panik dan berbicara pada ibunya bahwa rencananya adalah rencana bodoh. Apama pun menenangkannya dan berharap pelayannya tidak tertangkap.

Tiba2 pelayan suruhannya masuk dengan lemas dan terjatuh, Apama bertanya padanya, sang pelayan pun bercerita (mentri menyuruh pelayan Apama mencicipi prasad untuk Nandini dan setelah itu baru Nandini memakannya setelah dirasa aman dan pelayan Apama langsung berlari keluar), Apama berbicara pada pelayannya bahwa dia memang harus menunjukkan kesetiaannya lalu menyuruh Helena mengambil ramuan penawar racunnya, Helena mengambilkannya dan meminumkannya pada pelayannya.

Lalu Apama berpikir bahwa dengan Chandra memperketat keamanan itu berarti Chandra sudah mencurigainya. Nandini tengah bercanda dengan Bindusara. Saat berdiri hendak mengganti baju Bindusara tiba2 Nandini merasa pusing dan berjalan dengan terhuyung2, saat akan terjatuh Chandra berhasil memeganginya dan mendudukkannya, Nandini memberikan Bindusara pada Chandra yang langsung meletakkan Bindusara di ayunan, Chandra lalu bertanya pada Nandini.

Nandini mengatakan bahwa semuanya terasa gelap dimatanya tadi dan Chandra membantunya berbaring. Chandra hendak beranjak pergi memanggi tabib tapi Nandini menghentikannya dan mengatakan dia tidak perlu memanggil tabib dan hanya cukup menemaninya saja. Kemudian Nandini tertidur dengan menggenggam tangan Chandra, pelayan datang membawakan surat untuk Chandra. Chandra lalu membaca surat yang ternyata dari Chanakya yang memintanya untuk menemuinya secepatnya.

Chandra menemui Chanakya di tebing. Chanakya berbicara bahwa rencana mereka berhsil dan sekarang Malayketu tidak lagi mendukung Padmananda. Chanakya mengingatkan Chandrauntuk tidak meluoakan janjinya menghabisi Padmananda dan Pandugarthi. Chandra terdiam teringat ucapan Nandini tentang Pandugarthi. Chanakyamelihat Chandra yang terdiam dan bertanya apa dia sudah melupakan janjinya. Chandra menjawab bahwa dirinya akan memenuhi janjinya tersebut.

Sinopsis Chandra Nandini Episode 40, Apama diam2 menemui wanita suruhannya yang membawakan racun. Wanita itu mengatakan bahwa dia (Apama) hanya memberikan 1 porsi racun pada Nandini tapi dia membutuhkan 2 porsi racun lagi untuk menghabisi Nandini. Chaya diam2 mengintai mereka dan mendengar percakapan Apama, Chaya terkejut dan bergegas pergi.

Chandra tengah mengayun2 ayunan Bindusara dan teringat ucapan Chanakya. Chaya datang menemuinya dan dengan gugup menceritakan kalau Apama membuat rencana bersama orangnya untuk Nandini. Chandra bertanya rencana apa yang dibuat Apama. Nandini tiba2 datang dan Chaya langsung menutupi wajahnya sementara Chandra mengganti topik pembicaraan dan berpura2 menganggap Chaya adalah pelayan. Chaya beranjak pergi. Nandini lalu berbicara dengan Chandra.

Bindusara terbangun dan Nandini menggendongnya, Nandini lalu terbatuk dan menutupnya dengan kain, Nandini meletakkan kain tersebut (ternyata terdapat noda darah di kain bekas batuknya tadi) lalu Nandini meletakan Bindusara diayunan dan beranjak pergi. Chandra pun berpikir akan pergi menemui Chaya.

Chaya kembali ke kamar dan terkejut melihat Apama disana (kilas balik saat Apama mengikuti sosok misterius yang memata2inya dan berhasil mengetahui sosok itu adalah Chaya karena saat Chaya terjatuh membuat penutup wajahnya terbuka, Apama pun memikirkan sesuatu), Apama berpura2 bahagia melihat Chaya telah kembali sehat, Chandra datang dan Apama memberitau Chandra mengenai Chaya yang telah pulih.

Chandra pura2 terkejut dan memeluk Chaya merasa ikut senang dengan kesehatannya. Apama berkata akan memberitau yang lain lalu beranjak pergi. Chandra menutup pintu kamar Chaya dan dengan geram mengatakan bahwa Apama kelihatannya sudah mengetahui rencana mereka. Chaya bertanya apa yang harus dilakukan sekarang. Chandra lalu bertanya kembali pada Chaya mengenai rencana Apama untuk Nandini.

Chaya pun mengatakan kalau Apama sudah memberikan sekali racun pada Nandini dan dia akan memberikan racun lagi untuk menghabisi Nandini. Chandrapun terkejut sekaligus emosi mendengarnya. Chandra membawa tabib ke kamar Nandini dan menyuruhnya memeriksa Nandini, Nandini menolak dan bertanya mengapa dirinya harus diperiksa. Chandra memberi alasan kalau dia harus bebas dari segala macam penyakit untuk menjaga Bindusara. Nandinipun bersedia di periksa.

Setelah itu tabib menemui Chandra diluar dan memberitau bahwa yang dicemaskannya memang benar kalau di dalam tubuh Nandini terdapat racun . Chandra pun terkejut mendnegarnya. Chandra lalu berbicara pada tabib untuk tidak mengatakan hal tersebut pada siapapun bahkan terhadap Nandini. Sang tabib mengiyakan.

Chandra menemui Nandini , Nandini mengatakan sesuatu dan mengambil alih menggendong Bindusara. Nandini mulai terbatuk2 lagi. Chandra memanggil tabib dan menyuruhnya memberi ramuan. Tabib membawakannya dan Nandini meminumnya. Nandini melihat Chandra meneteskan airmata dan bertanya. Chandra pun beralasan dan menggendong Bindusara seraya berkata bahwa hari ini dirinyalah yang akan membacakan dongeng lalu Chandra membaringkan Nandini dan menyelimutinya. Chandra pun menjaga Nandini hingga terlelap.

Helena tengah tertidur dan Apama mendatanginya, Helena terbangun dan terkejut. Apama lalu berkata bahwa Chandra sudah mengetahui rahasia mereka. Heena menjadi panik dan cemas akan diusir dari istana tapi Apama menjelaskan kalau Chandra hanya tau dirinyalah dalang dibalik kematian Dhurdhara tapi tidak tau kalau dia (Helena) mendukungnya.

Apama juga mengatakan bahwa Chaya hanya berpura2 koma untuk mengumpulkan bukti melawannya. Helena meminta Apama menghentikan semuanya tapi Apama pantang mundur dan sambil menunjukkan botol racunnya berkata kalau dirinya tidak akan meninggalkan jejak lagi lalu Nandini pasti akan mati.

Pagi harinya, Dadima berbicara pada Chaya merasa gembira melihatnya pulih, Apama juga berkomentar bahwa haya harusmelihat Bindusara. Lalu Apama berpura2 merasakan sakit di lututnya dan duduk disamping Nandini, Rajmata lalu mengambil Bindusara dari gendongan Nandini untuk diberikan pada Chaya dan saat itulah Apama menusukkan jarum pada Nandini.

Nandini pun menjerit kecil (kilas balik saat Apama diam2 menyangkutkan jarum diselendang Moora), Nandini pun mengusap2 lukanya. Apama tersenyum licik dan berpikir bahwa Nandini akan segera lenyap. Di kamarnya, Nandini merasa pusing lalu terjatuh dan batuk darah, Nandini bertanya2 apa yang terjadi dengan dirinya kemudian meminta tolong. Chandra masuk ke kamarnya dan menjadi panik lalu berteriak memanggil tabib.

Prajurit memeriksa kamar Helena, Helena bertanya lalu menegur prajurit yang melarangnya keluar kamar. Prajurit mengatakan agar dia bekerja sama untuk memperlancar pemeriksaan. Prajurit juga memeriksa kamar Apama tapi tidak menemukan apa yang dicari. Helena sendiri kembali memaki prajurit di kamarnya, Apama muncul dan menenangkan Helena.

Setelah para prajurit pergi Apama berbicara dengan Helena agar tidak terlalu berlebihan dalam bersikap karena tidak akan ada seorangpun yang akan mencurigai mereka. Sinopsis Chandra Nandini Minggu 11 Februari 2018 Para prajurit juga memeriksa kamar Moora dan menemukan jarum beracun di selendang Moora. Mereka juga menemukan botol racun di kamar Moora, Moora terkejut dan menyangkal bahwa itu miliknya.

Chandra memeriksa jarum dan botol racun tersebut, mentri mengatakan sesuatu. Chandra pun berpikir bahwa kali ini Apama mencoba untuk melimpahkan kesalahan pada ibunya setelah sebelumnya dia mengkambing hitamkan Nandini untuk kasus Dhurdhara. Lalu Chandra mengambil lukisan wanita aneh dan menyuruh mentri2nya menemukan wanita tersebut.

Chandra tengah menemani tabib yang sedang mengobati Nandini. Chandra pun teringat semua kenangannya bersama Nandini dan berpikir kalau dirinya tidak bisa menyelamatkan Dhurdhara tapi kali ini tidak akan membiarkan hal ini terulang pada Nandini. Moora muncul dan menanyakan keadaan Nandini. Chandra sambil berurai airmata menjawab bahwa kondisi Nandini memburuk.

Moora bersumpah bahwa bukan dirinya yang meracuni Nandini karena meski dirinya dan Nandini tidak dalam hubungan baik tapi Nandini sudah seperti putrinya sendiri. Chandra menyahut, “bahkan Nandini pernah memohon mengatakan kalau dia bukan pembunuh Dhurdhara bu..tapi kita menyalahkannya dan aku tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama..aku tau bukan ibu yang meracuninya”. Moora terkejut dan bertanya siapa yang melenyapkan Dhurdhara kalau bukan Nandini. Chandra hanya mengatakan bahwa saat ini yang terpenting hanyalah Nandini.

One Comment

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *