Sinopsis Chandra Nandini

Sinopsis Chandra Nandini, Tayang Sabtu 3 Februari 2018, EPS 32

Sinopsis Chandra Nandini, Tayang Sabtu 3 Februari 2018, Kelanjutan Cerita serial drama India Chandra Nandini kembali dilanjutkan kali ini kita bagikan kisah serunya yang telah sampai pada EPS 32, Kisah serunya akan kembali diteruskan hari ini, berikut adalah lanjutan Sinopsis Chandra Nandini Episode 32 siaran hari Sabtu 3-2-2018 besok.

Chandra hendak meletakkan mahkotanya disinggasana tapi Chanakya menghentikannya dan mengambil mahkota tersebut lalu mengatakan bahwa dia adalah seorang raja dan Chanakya memakaikannya kembali pada Chandra, Chanakya lalu memanggil muridnya yang datang membawa segel kerajaan, Chanakya memberikannya pada Apama dan beranjak pergi.

Apama dan Helena mendatangi Megasthenes dan memberikan segel kerajaan padanya. Helena pun kemudian memuji kecerdasan sang ibu. Tapi Apama meminta mereka berhati2 terhadap Chanakya yang sekarang tampak seperti singa yang terluka, Apama menyuruh mereka agar tetap memata2i Chanakya.

Nandini tengah bermain2 dengan Bindusara dan menyanyikan lagu favorit Chandra. Chandra kemudian datang dan melihat Nandini tengah bermain2 dengan Bindusara, Chandra membayangkan Dhurdhara yang tengah bermain2 dengan Bindusara. Nandini melihat Chandra dan terdiam. Chandra lalu menghampirinya dan Nandini memberikan Bindusara lalu beranjak pergi tapi Bindusara menangis.

Chandra memanggilnya kembali dan menyuruhnya melihat Bindusara yang mulai menangis, Nandini pun bertanya apa yang harus dilakukannya, Chandra pun menyuruhnya pergi. Nandini tidak tega dan kemudian dia bernyanyi lalu mengambil kembali Bindusara dan bermain2 dengannya hingga Bindusara tertidur. Chandra bertanya mengapa dia berhenti menyanyi, Nandini diam lalu beranjak keluar tapi dia menghentikan langkah saat mendengar Chandra menyanyikan lagu yang sama untuk Bindusara.

Sinopsis Chandra Nandini Episode 32, Di ruangan ratu, Helena merebut Bindusara dari tangan Chandrika dan Bindusara menangis, Dadima pun menegurnya dan Bindusara kembali ke gendongan Nandini. Chandra kemudian datang dan Dadima berterimakasih karena Chandrika bisa membuat Bindusara membaik dan mereka harus melakukan pooja, Dadima menambahkan bahwa yang terpenting dari pooja ini yaitu sang bayi harus bersama ibunya.

Helena berkata bahwa dirinya akan membuat persiapan tapi Dadima berkata sudah menyiapkan semuanya, Chandra lalu mengatakan sesuatu. Dadima bersikeras meminta Nandini mengikuti pooja sebagai ibu Bindusara tapi Nandini menolak melakukan pooja karena Chandra pasti akan membuat Helena yang menjadi ibu Bindusara.

Dadima mencoba menasihatinya bahwa Bindusara membaik berkat dirinya dan bukan Helena, Dadima juga menambahkan bahwa dia masih punya hak karena dia masih menjadi istri Chandra. Nandini menolak karena Chanra tidakakan menerimanya dan Nandini beranjak pergi sambil menangis, Dadima pun bergumam bahwa hanya Nandini yang akan mengikuti pooja.

Helena mendatangi ibunya yang menari bahagia, Apama lalu mengatakan bahwa dirinya bahagia karena dia akan mengikuti pooja sebagai ibu Bindusara. Helena pun berkata bahwa sebenarnya dirinya tidak tertarik melakukannya. Helena kembali bertanya hal apa yang sudah membuatnya bersemangat. Apama menjawab segel kerajaan karena segel itu akan menjadi alasan mereka untuk menyerang Chandra,Chanakya dan Nandini dalam satu serangan.

Nandini mendatangi ruangan mandi, Helena yang sedang berendam menyuruhnya memijat punggungnya. Dadima muncul dan mendengar semuanya dengan kesal. Dadima memikirkan cara untuk memberi pelajaran Helena. Nandini hendak memijat Helena tapi Dadima memanggilnya dan pura2 memarahinya karena begitu serakah ingin koin emas dengan memijat Helena, Dadima pun menyuruhnya pergi menjaga Bindusara.

Helena mengatakan sesuatu dan Nandini beranjak pergi. Dadima lalu berbicara pada Helena sengaja menjelek2kan Chandrika dan memuji pelayannya yang pandai memijat, Dadima lalu memanggil pelayan yang dimaksud, muncul pelayan bertubuh tambun (Komal) dan Dadima memberi perintah agar dia memijat Helena. Helena yang asik memejamkan mata tidak melihat perawakan Komal. Komal lalu mulai memijat Helena dan Helena mengerang kesakitan, Dadima mentertawakannya lalu beranjak pergi. Sinopsis Chandra Nandini Episode 32 Part 1

Chandra melihat semua persiapan pooja. Nandini datang bersama Bindusara dan Chandra menanyakan pendapat Nandini mengenai persiapannya, Nandini mengatakan bahwa Bindusara menyukai suara gelang kaki dan dia seharusnya menggantung gelang2kaki juga. Chandra berkata untuk tidak memberi saran padanya.

Dadima datang dan bertanya pada Chandra apa yang sedang dilakukannya. Dadima lalu bertanya pada Chandrika dan Chandra yang menjawab bahwa Chandrika memberi kode bahwa persiapan yang dibuatnya sangat indah. Chandra lalu memanggil mentri dan memberi perintah untuk menggantung gelang2 kaki seperti ucapan Nandini tadi. Nandinipun tersenyum.

Acara dimulai, pendeta mulai membacakan doa. Nandini menggendong Bindusara sembari berpikir mengenai Dhurdhara. Moora berbicara pada Apama menanyakan keberadaan Helena. Apama berkata sedang menyuruh pelayan untuk memanggilnya. Dadima muncul memuji dekorasi yang dibuat Chandra (atas saran Nandini), pelayan datang dan mengatakan bahwa Helena tidak ada di kamarnya.

Pendeta berbicara pada Chandra agar segera melaksanakan pooja, Apama pun bergerak mencari Helena. Pendeta kembali berbicara agar segera memulai pooja. Apama kembali dan mengatakan Helena tidak ditemukan dimanapun.

Helena sendiri tengah berada di kuil dan melakukan putaran disekeliling kuil lalu berbicara pada pendeta bahwa dirinya sudah berputar sebanyak 1008x, pendeta mengatakan bahwa dia masih melakukan 900x putaran. Helena menjadi geram pada Dadima. Lalu Helena kembali mengelilingi kuil.

Sinopsis Chandra Nandini Sabtu 3 Februari 2018 Apama mengatakan bahwa Helena pasti sedang sibuk, Dadima berkata dalam hati dengan bahagia bahwa dirinyalah yang sudah membuat Helena sibuk lalu Dadima mengatakan bahwa tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Dadima berkata bahwa Chandrika adalah pengasuh Bindusara dan pengasuh juga seorang ibu jadi Dadima mengusulkan agar pooja Bindusara dilakukan bersama Chandrika.

Moora setuju lalu Dadima mendudukkan Nandini yang menggendong Bindusara didepan pendeta. Pendeta lalu memulai ritualnya. Dadima berpikir bahwa Bindusara memiliki seorang ibu yamg berada bersamanya hari ini. Pendeta mengatakan pada Chandra agar membagikan hadiah dan Chandra maju ke depan membagikan koin emas sebagai tradisi, Helena datang dengan terengah2 dan Apama menghardiknya, Helena hendak membuka suara mengenai Dadima tapi Dadima mengatakan bahwa Chandrika sudah membantunya.

Chandra menenangkan neneknya dan menyuruh Nandini membawa Bindusara masuk ke kamar. Sinopsis Chandra Nandini Hari ini Dikamar, Apama memarahi Helena dan bertanya darimana saja dia. Helena menjelaskan yang terjadi mengenai perintah Dadima. Apama pun berkata bahwa itu atinya Dadima ingin Nandini yang bersama Bindusara. Helena pun berkata bahwa ini artinya Dadima sudah tau mengenai Chandrika dan Nandini. Apama pun berkata bahwa sekarang dirinya ingin semua orang tau tentang Nandini.

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *