Pondok Pesantren Miftahul Huda

Dianggap Ajarkan Radikalisme, Warga Serang Pesantren Miftahul Huda

Dianggap Ajarkan Radikalisme, Warga Serang Pesantren Miftahul Huda – Pondok Pesantren Miftahul Huda yang beralamat di Kampung Bungur Gede, Ds. Sukahaji, Kec. Ciaseum, Subang sore hari tadi 24/12/2017 diserang warga yang marah karena dianggap mengajarkan faham radikalisme. Dikutip dari Viva, Menurut Kepala Polres Subang AKBP M Jhoni, penyerangan terjadi karena masyarakat menolak adanya kegiatan keagamaan yang menanamkan tentang paham radikal.

“Intinya masyarakat sekitar tidak mau ada aktivitas – aktivitas yang mengarah pada radikalisme,” kata Jhoni.

Jhoni menuturkan, situasi sudah dapat dikendalikan petugas kepolisian. Meski sejumlah penghuni pesantren sempat dievakuasi dari lokasi.

“Kita evakuasi, baik itu warga pesantren dan mengamankan warga sekitar,” katanya..

Penyerangan dengan dalih adanya keberadaan teroris ini berawal ketika tertangkapnya pelaku pencurian sepeda motor berinisial R. Hasil pengembangan, terdapat satu temannya lagi yang berperan dalam kasusnya dan bersembunyi di Pesantren Miftahul Huda dan R terdaftar sebagai DPO teroris.

Warga yang mendengar kabar tersebut, marah terhadap penghuni pesantren secara spontan. Bahkan, kebencian warga sekitar terhadap pesantren diduga sudah lama karena kerap meresahkan penduduk sekitar Dusun Bungur Gede, khususnya Desa Sukahaji.

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *