Timnas Hanya Butuh Imbang Untuk Menang, Riedl: Harus Kerja Keras

Timnas Hanya Butuh Imbang Untuk Menang, Riedl: Harus Kerja Keras
Archana Mencari Cinta Lanjutan Sinopsis Episode 103, Serial Drama India Hari Ini
Sinopsis Janji Suci Vidya Episode 3 Tgl 3 Maret 2017, Jadwal Tayang Di ANTV Hari Ini
Prediksi Persib vs Semen Padang 11/3, Perebutan Juara 3 Piala Presiden 2017
Kelebihan Samsung Galaxy J3 2016 Penambahan 2 Fitur Utama Yang Belum Dimiliki Produk Lain
Santai di Bali, Miyabi Pakai Bikini Hijau

Bangkit.co.id—Alfred Riedl, pelatih Tim Nasional Indonesia mengatakan bahwa keinginan kuat untuk mempertahankan keunggulan adalah penentu nasib untuk menang di laga kedua semifinal ke Final Piala AFF melawan Vietnam di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam malam ini (7/12/2016).

Untuk melaju ke babak final, skuat garuda paling tidak hanya butuh hasil seri. Hal ini disebabkan pada pertandingan pertama di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu lalu berhasil menang 2-1 melawan Vietnam.

Untuk menghadapi Vietnam pada laga kedua nanti, menurut Alfred tidak cukup dengan menumpuk banyak pemain di barisang belakang, melainkan harus berani menyerang layaknya pertandingan pertama kemarin.

“Akan sulit menghadapi semangat yang luar biasa Vietnam dalam laga besok,” ucap Alfred pada saat konferensi pers di Hanoi kemarin (6/12/2016).

Alfred menambahkan, “Di sepak bola, anda harus berjuang keras. Keinginan kuat adalah penentu utama kemenangan.”

Berhasil lolos ke final AFF 2016 adalah satu presatsi baru bagi PSSI yang baru. Setelah beberapa tahun sebelumnya, Indonesia hanya kandas di babak penyisihan grup.

Mengingat Vietnam hanya butuh 1-0 untuk menang, maka permainan nanti bisa dipastikan sulit. Biasanya karena khawatir akan kemasukan bola, taktik ‘parkir bus’ selalu diterapkan. Namun strategi ini justru membiarkan tim selalu tertekan.

Menyikapi ketertinggalan 1 angka dari Indonesia, Nguyen Huu Thang, pelatih Vietnam mengatakan bahwa timnya bakal bermain habis-habisan. “Ini ujian psikologis. Kami akan mengupayakan segalanya untuk lolos,” tegasnya.

Dalam sepakbola dikenal sebuah strategi bertahan terbaik, yaitu menyerang. Oleh sebab itu, Indonesia dipastikan tetap tampil agresif dan menekan lawan. “Kami bermain seperti pada pertemuan pertama,” ucap Alfred Senin lalu.

COMMENTS