Tips Mengobati Sakit Gigi, Coba Minyak Cengkeh, Bawang Putih dan Air Asin

Tips Mengobati Sakit Gigi, Coba Minyak Cengkeh, Bawang Putih dan Air Asin

Banyak orang mengalami Sakit Gigi dan biasanya enggan untuk menjabut ketika tidak kambuh, berikut ini ada sedikit Tips Mengobati Sakit Gigi dengan bahan alami seperti Coba Minyak Cengkeh, Bawang Putih dan Air Asin yang bisa dengan mudah anda temukan dirumah.

Sebenarnya ada banyak sekali bahan-bahan yang bisa digunakan untuk menyembuhkan sakit gigi dirumah saat kambuh, namun perlu diingat, ini hanya pengobatan sementara, penyembuhan secara permanen adalah dengan mencabut gigi yang sakit, tetapi terkadang orang tak mau disebut ompong dan bertekad untuk mempertahankan gigi sakitnya.

Sakit gigi, tambalan yang longgar, infeksi gusi bisa sangat mengganggu dan rasa sakit yang mengganggu dapat membuat Anda merasa tidak enak. Itu dapat merusak kenikmatan makan dan bahkan bisa menjadi penghalang saat Anda berbicara. Rasa sakit yang tajam dan luar biasa dapat membuat Anda gila dan jika Anda tidak segera mengobatinya, Anda mungkin akan kehilangan gigi.

Sementara beberapa pengobatan rumahan dapat membantu iritasi ringan, tetapi jika Anda memiliki sakit gigi yang parah, Anda harus berkonsultasi dengan dokter gigi. Mengobati sakit gigi secara alami mungkin bisa menjadi pilihan tetapi Anda harus selalu berkonsultasi dengan dokter gigi Anda. Pengobatan rumahan ini tidak akan menyembuhkan masalah yang mendasarinya tetapi pasti akan memberi Anda bantuan dari rasa sakit.

Penyebab Sakit gigi adalah:

  • Infeksi gigi
  • Infeksi gusi
  • Kerusakan gigi
  • Pengisian rusak
  • Fraktur gigi

Berikut ini adalah cara Mengobati dengan Bahan Alami yang ada dirumah :

1. Obat kumur air garam: Air garam bilas adalah pengobatan yang efektif untuk banyak orang. Air asin adalah disinfektan alami, dan dapat membantu melonggarkan partikel makanan dan kotoran yang mungkin menempel di antara gigi Anda. Mengobati sakit gigi dengan air garam juga dapat membantu mengurangi peradangan dan menyembuhkan luka mulut. Campurkan 1/2 sendok teh garam ke dalam segelas air hangat dan gunakan sebagai obat kumur.

2. Kompres es: Anda dapat menggunakan kompres dingin saat mengalami sakit gigi. Saat Anda mengompres kompres dingin, itu menyebabkan pembuluh darah di area itu menyempit. Ini mengurangi keparahan rasa sakit. Es membantu mengurangi pembengkakan dan peradangan. Untuk ini, Anda perlu memegang kantong es yang dibungkus handuk ke area yang terkena selama 15-20 menit setiap kali. Anda dapat mengulang ini setelah beberapa jam.

3. Minyak cengkeh: Cengkeh mengandung eugenol, yang merupakan antiseptik alami dan telah digunakan untuk mengobati sakit gigi. Minyak cengkeh dapat secara efektif mematikan rasa sakit dan mengurangi peradangan. Oleskan sedikit minyak cengkeh ke bola kapas dan gunakan ke area yang terkena. Lakukan ini 3-4 kali sehari. Anda juga bisa menambahkan setetes minyak cengkeh ke segelas kecil air dan menggunakannya sebagai obat kumur.

4. Bawang putih: Selama bertahun-tahun, bawang putih telah diakui dan digunakan untuk sifat obatnya. Bawang putih dapat membantu membunuh bakteri berbahaya yang menyebabkan plak gigi dan juga dapat bertindak sebagai penghilang rasa sakit. Hancurkan cengkeh bawang putih untuk membuat pasta dan menerapkannya ke area yang terkena. Anda bisa menambahkan sedikit garam jika Anda mau. Kemudian Anda bisa perlahan mengunyah cengkeh bawang putih segar.

5. kantong teh Peppermint: Anda mungkin tidak menyadari ini tetapi kantong teh peppermint dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit dan menenangkan gusi infeksius. Pertama, gunakan kantong teh dingin sebelum mengaplikasikannya ke area yang terkena. Seharusnya masih sedikit hangat. Anda juga dapat menggunakan kantong teh di freezer selama beberapa menit untuk mendinginkannya dan kemudian menerapkannya ke gigi Anda.

Perhatian : Konten Cara Mengobati Sakit Gigi ini hanya sebatas saran yang merupakan informasi umum berkaitan dengan Sakit Gigi. Ini sama sekali bukan pengganti opini medis yang berkualitas. Selalu berkonsultasi dengan dokter spesialis atau dokter Anda sendiri untuk informasi lebih lanjut.

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *